Dalam implementasinya, panggilan holografik pada jaringan 5G akan memungkinkannya digunakan untuk pertemuan jarak jauh, di berbagai sektor.

Seperti industri dan bisnis, individu seperti pendidikan, kesehatan dan berbagai kebutuhan komunikasi lainnya.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informasi, melalui uji coba streaming video 5G, Jakarta – Surabaya, di Institut Teknologi 10 November (ITS), diumumkan untuk calon presiden dan wakil presiden akan diadakan pada 2024, (05/09) / 19).

Menurutnya, teknologi holografik seperti yang digunakan saat ini akan menjadi aplikasi pembunuh di masa depan.

Dia memberi contoh, hologram ini bisa menjadi alat untuk kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden pada 2024. Dengan menggunakan teknologi ini, kampanye tidak perlu hadir di depan umum.

“Aplikasi hologram pembunuh akan pada 2024. Di masa depan, itu dapat digunakan oleh calon presiden dan wakil presiden pada tahun itu menggunakan hologram,” kata Rudiantara.

Sehingga dengan komunikasi melalui hologram, calon presiden dan wakil presiden tidak perlu datang ke daerah, mereka dapat berkomunikasi secara virtual dengan hologram.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here